Minggu, 29 Juni 2014

Keramahan Kota Bukittinggi

Sikunir info jalan-jalan. Kali ini sikunir info jalan-jalan ke kota Bukittinggi. Kota yang mendapat julukan paling ramah di Sumatera. Keramahan kota Bukittinggi. Kontur perbukitannya konon tak ada duanya. Dikenal sebagai kota paling ramah di tanah Sumatera. Salah satu pemandangan menawan yang ditawarkan Bukittinggi adalah Lembah Ngarai Sianok. Jika ingin merasakan suasana mencekam, silakan berkunjung pada pagi-pagi buta.

Landmark paling terkenal di kota ini adalah Jam Gadang. Di sini, Anda bisa membeli berbagai oleh-oleh khas Bukittinggi seperti kain songket, camilan, dan bermacam kerajinan tangan. Tempat yang tak boleh dilewatkan adalah museum terbuka yang diselenggarakan tiap hari Minggu dan libur nasional. Di sini, wisatawan akan mendapatkan pengetahuan kebudayaan Minang.

Keramahan Kota Bukit Tinggi
Anda juga bisa melakukan tapak tilas ke kota bekas penjajahan Belanda dengan melihat Fort de Kock. Jangan lewatkan juga Kota Gadang, desa kecil pandai perak. Anda bisa menyewa mobil atau motor untuk. Atau, jika ingin merasakan sensasi berbeda, Anda bisa bepergian dengan delman.

Makanan
Anda tentu sudah tahu ciri khas masakan Minang adalah serba pedas dan bersantan. Begitu juga di Bukittinggi. Jadi buat yang tidak suka pedas, sebaiknya berhati-hati. Salah satu rumah makan yang sayang dilewatkan adalah Family Benteng. Terletak di Jalan Benteng Indah, tepatnya di dekat pintu gerbang Fort de Kock.

Mengapa rumah makan sederhana ini harus dicoba? Karena konon dari tempat inilah masakan ayam pop tercipta. Jadi Anda akan menikmati ayam pop dari resep aslinya. 

Rasanya sangat gurih meski hanya diungkep dengan bumbu minimalis, direbus, dan kemudian digoreng sebentar. Warnanya pucat tapi rasanya lezat. Saking lezatnya, para tamu bisa menghabiskan 3-5 potong ayam pop. 

Dari rumah makan yang berada di ketinggian, pengunjung dapat melihat pemandangan Kota Bukittinggi yang memesona. Satu lagi yang khas dari Bukittinggi adalah nasi kapau. Kalau di Jawa, mungkin semacam nasi rames yang berisi berbagai macam lauk. Salah satu warung makan yang terkenal adalah ‘Simpang Raya’.

Restoran ini terletak dekat dengan jalan muka Jam Gadang. Rumah makan ini terkenal dengan masakan berkualitas tinggi. Selain masakan Minang, di sini juga menyediakan makanan Indonesia lainnya.

Penginapan
Ada banyak wisma dan hotel di Bukittinggi. Jika mencari hotel berbintang dengan fasilitas lengkap, The Hills Bukittinggi Hotel & Convention bisa menjadi pilihan. Selain kamar berfasilitas lengkap, hotel ini juga menawarkan pemandangan yang elok dari bukit Anai yang indah. 

Tarifnya agak mahal, yakni Rp 900 ribuan. Ada juga Nikita Palace di Jalan Sukarno-Hatta, Bukittinggi. Tempatnya memang tidak mewah tapi cukup nyaman untuk ditinggali. Untuk menginap semalam, tamu hanya dikenai tarif Rp 200 ribuan hingga Rp 300 ribuan. Itu sudah termasuk makan pagi gratis untuk berdua. Atau bisa juga mencoba Grand Malindo Hotel di Jalan Panorama, Bukittinggi. Tarifnya sekitar Rp 300 ribuan hingga Rp 400 ribuan. Sudah termasuk makan pagi untuk berdua dan free wi-fi.

Bagaimana menuju kesana
Dari Jakarta, Bukittinggi bisa ditempuh dalam waktu empat jam. Dua jam pertama untuk perjalanan udara dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Internasional Minangkabau di Ketaping. Setelah itu, Anda harus melanjutkan perjalanan darat selama kurang lebih dua jam menuju Bukittinggi. Moda transportasi yang bisa Anda pilih antara lain bus atau taksi. Atau Anda bisa juga menyewa mobil dari Padang melalui Bukit Anai yang permai ke Dataran Tinggi Agam. Ada juga bus lokal atau minibus yang menawarkan harga lebih terjangkau. majalahdetik. Ken Yunita. Foto: Afif/detiktravel

Keramahan Kota Bukittinggi
Keramahan Kota Bukittinggi