Berbeda selera soal liburan bukan berarti tak bisa liburan bersama dong. Tinggal pintar-pintar pilih tempat saja. Pasangan suami istri memang tak harus memiliki selera yang sama, termasuk soal pilihan tempat berlibur. Satunya suka gunung atau pantai, bisa jadi si pasangan suka liburan ala kota metropolitan. Bahkan hal ini tak jarang membuat percekcokan terjadi. Masing-masing ngotot dengan tempat liburan yang dimauinya. Jadinya, bukannya senang mau piknik, malah jadi bete nggak keruan. Ok sikunir info akan berikan tips berlibur berbeda pilihan selera tetapi tetap bisa liburan bersama.
Nah, kenapa Anda tidak berkompromi saja?
Mungkin dipikiran Anda terbesit, kenapa tidak berkompromi saja. Ada lho, tempat-tempat yang bisa dikunjungi oleh pasangan yang punya vacation style berbeda tanpa rasa terpaksa. Berikut sejumlah kota di Indonesia yang bisa Anda coba, kota ini bisa menjadi pilihan untuk suami istri yang punya gaya liburan berbeda. Jika suami menyukai hal-hal berbau alam, ada banyak tempat yang bisa dikunjungi, salah satunya Gunung Ijen yang terletak di perbatasan Bondowoso-Banyuwangi.
![]() |
| Kawah Ijen |
Kira-kira tiga jam dari pusat kota Surabaya, bisa ditempuh dengan mobil atau bus. Untuk menikmati gunung berapi dengan kawah hijau toska di tengahnya, Anda memang harus menjalani perjuangan yakni berjalan kaki selama dua jam. Namun semua akan terbayar saat Anda memandangi indahnya pemandangan di sini. Buat penyuka fotografi, jangan tinggalkan kamera Anda karena inilah saat beraksi.
Pantai Sukamade
Wisata alam lainnya adalah Pantai Sukamade yang masih berada di wilayah Banyuwangi. Pantai ini merupakan habitat penyu laut. Otomatis, Anda bisa melihat penyu-penyu itu bertelur di pantai. Letaknya agak terpencil, tapi Anda tak perlu khawatir karena di tempat ini terdapat sejumlah fasilitas seperti cottage dan camping ground. Anda juga bisa menikmati hutan mangrove di sini. Sungai di dekat hutan ini bisa dipakai untuk berkano ria sambil melihat burung-burung yang terbang rendah seperti Roko-roko, Elang Laut, dan Dara Laut.
![]() |
| Pantai Sukamade |
Kota Surabaya
Untuk kepuasan istri yang hobi kuliner, Anda bisa mengajaknya menjelajahi kota Surabaya. Kota ini menyimpan begitu banyak kekayaan kuliner yang sayang untuk dilewatkan. Ada banyak masakan khas, seperti lontong balap, rawon setan, pecel surabaya, tahu tek, dan pastinya rujak cingur. Semuanya enak-enak dan pastinya rasanya ‘khas’. Kalau diperhatikan, masakan ala Surabaya ini mirip dengan karakter orang Surabaya yang lumayan ‘ceplas-ceplos’. Tampilan masakan di sini juga biasanya terkesan ‘seadanya’.
Namun jangan ditanya soal rasa. Boleh diadu dengan masakan khas dari daerah lain lho, salah satunya semanggi suroboyo yang biasa dijual dengan bakul oleh ibu-ibu berkebaya dan berjarit. Makanan ini sebenarnya bisa dijumpai di hotel-hotel, tetapi kurang afdal kalau kita tidak mendapatkan yang asli.
![]() |
| semanggi suroboyo |
Biasanya, makanan ini dijajakan pada pagi hari untuk sarapan. Semanggi ini sebenarnya masakan yang sederhana, terdiri dari rebusan daun semanggi, taoge yang disiram dengan bumbu mirip pecel. Bedanya, bumbu semanggi terbuat dari campuran ubi manis rebus, kacang tanah, gula merah dan petis. Semua bahan itu dihaluskan dan dicampur air. Kalau ingin pedas, tinggal tambahkan sambal.
Ingin mencoba lontong balap?
Salah satu yang terkenal bernama lontong balap wonokromo. Namun tentu saja Anda bisa menemukan masakan ini di hampir seluruh penjuru Surabaya. Sesuai namanya, makanan ini terdiri dari lontong, taoge, tahu, dan lento. Buat yang belum tahu lento, ini adalah semacam gorengan yang terbuat dari campuran singkong serut dan kacang tolo. Dimakan bersama petis udang, kuahnya menjadi semakin gurih-gurih pedas. Harus dicoba!


