Selasa, 19 Mei 2015

Kota BANDUNG yang mempesona

KOTANYA berhawa sejuk, industri kreatif yang melahirkan busana modis dan trendi banyak bermunculan dari sini. Jajanan enak juga tersebar di segala sudut kota. Tak mengherankan jika banyak turis menjadikan Bandung sebagai tempat wisata.

Dan mulailah masalah klasik, seperti macet, pedagang kaki lima, dan sampah, menyebar tak terkendali. Namun kini Bandung berbenah. Memang masih macet. Namun, dari segi penampilan, kota berjulukan Kota Kembang itu benar-benar manglingi. Serasa bukan di Bandung, katanya.

Semua gara-gara gelaran Konferensi Asia-Afrika (KAA) beberapa pekan lalu. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berhasil mengubah wajah Bandung, yang sebelumnya kusut menjadi jauh lebih cantik. Salah satu sudut yang benar-benar seperti disulap adalah Jalan Asia Afrika. Area sepanjang 100 meter, mulai Hotel Savoy Homann menuju Gedung Merdeka, benar-benar ciamik.

Kota BANDUNG yang mempesona
Kota BANDUNG yang mempesona

Jalur itu digunakan para delegasi KAA untuk melakukan rangkaian historical walk alias napak tilas. Jadi maklum saja kalau kawasan itulah yang paling cantik.

Menyusuri Bandung Lama, mulai Asia Afrika dan alun-alun, kini terasa berbeda. Tak cuma bersih dari sampah, pejalan kaki juga bebas berjalan di trotoar tanpa halangan pedagang kaki lima.

Bahkan, kalau letih berjalan, ada banyak bangku taman buat duduk sambil mengistirahatkan kaki sejenak atau sekadar ber-selfie untuk mengabadikan acara jalan-jalan. Bangunan-bangunan berkonsep art deco seperti zaman kolonial semakin manambah kecantikan Jalan Asia Afrika. Apalagi men-jelang malam, saat lampu-lampu jalan mulai dinyalakan.

Menariknya, ada 109 beton bulat yang dipajang di bibir trotoar granit tersebut. Beton bulat tersebut bertuliskan nama-nama negara dan tokoh-tokoh masyarakat Bandung, Indonesia, hingga tokoh dunia. Di Jalan Cikapundung, tepat di sebelah Gedung Merdeka, terdapat ornamen kubus dipasang bertumpuk. Empat sisi masing-masing kubus dilengkapi gambar tokoh-tokoh Asia-Afrika lengkap dengan biodatanya. 

Monumen Dasasila Bandung di kawasan Simpang Lima digantikan menara jam berwarna merah. Menara ini berisi tulisan 109 nama negara Asia-Afrika. Sementara itu, Monumen Dasasila Bandung sengaja dipindahkan ke kawasan Cikapundung Timur agar warga bisa menikmati serta mengabadikannya lewat foto-foto.

Di kawasan yang sama, terdapat air mancur menari, sengaja dibuat dalam rangka menyambut para tamu negara peserta KAA. Dan kini menjadi hiburan untuk turis dan warga Bandung. Salah satu obyek yang menjadi magnet di persimpangan Jalan Asia Afrika dan alun-alun timur adalah bola dunia besar. Pada bola dunia itu tercetak peta dunia dengan peta negara-negara Asia-Afrika yang menonjol.

Kawasan ini terus dijejali pengunjung, baik warga Bandung maupun pendatang. Jadi, terkadang, lalu lintas dialihkan untuk mengurangi kemacetan. Jadi disarankan untuk tidak membawa kendaraan pribadi. Atau parkirlah kendaraan agak jauh dari Jalan Asia Afrika untuk menghindari macet.

Wajah cantik juga terlihat di alun-alun Kota Bandung. Dua tahun lalu, tempat ini sangat kumuh. Para pedagang kaki lima bebas menggelar lapak dan berjualan. Namun, setelah tiga bulan direnovasi habishabisan, cling, alun-alun kota itu berubah drastis. Megah dan memukau siapa saja yang mampir, termasuk saya.

Di depan alun-alun, terdapat tulisan kapital “Alun-alun Bandung” berwarna merah. Di lahan seluas 4.000 meter persegi itu, warga dapat menikmati taman dengan rumput sintetis. Area ini difungsikan sebagai ruang publik sebenarnya sehingga warga yang datang harus melepaskan alas kaki di pinggir atau dititipkan di tempat penitipan khusus.

Sejumlah fasilitas, seperti ayunan, sarana bermain anak, hingga kebun bunga, juga tersedia. Kegiatan seperti berlari, bermain bola, hingga acara piknik bersama keluarga bisa dilakukan. Warga pun dapat merasakan sensasi bercengkerama sambil merebahkan diri di atas taman layaknya di Eropa. Sebaiknya datang pagi atau sore hari saat matahari tak terlalu terik.

Sebenarnya “beres-beres” Kota Bandung bukan dilakukan dalam rangka peringatan KAA saja. Ridwan Kamil telah memulai memperbaiki wajah kotanya sejak pertama kali dia menjabat. Banyak infrastruktur yang diubah secara kreatif. Lahan-lahan kosong tak terawat perlahan diubah menjadi taman tematik. Salah satu yang terkenal adalah Taman Jomblo. Taman ini menjadi semacam pusat aktivitas anak muda, seperti joging atau bermain skateboard. Beberapa acara khas anak muda juga digelar di taman di bawah Jembatan Pasupati ini. Akankah Bandung terus cantik seperti ini?

Walikota Bandung Ridwan Kamil sedang bersepeda
Walikota Bandung Ridwan Kamil sedang bersepeda

Senin, 18 Mei 2015

10 Destinasi Liburan Terbaik di Indonesia

Pertanyaannya adalah apakah Anda rela melewati rintangan dan jalan yang panjang untuk mencapai destinasi wisata Indonesia tersebut? Jika iya, maka Anda akan mendapatkan pengalaman tak tergantikan dan tak ternilai. Keindahan tersebut akan membayar mahal semua usaha Anda selama perjalanan. Ingin berwisata atau travelling tapi belum mengetahui tujuan wisata yang paling indah di Indonesia yang ingin Anda kunjungi? Berikut 10 destinasi wisata yang dapat Anda datangi terlebih dahulu:

Bali

Bali telah dikenal banyak orang baik dalam negeri dan mancanegara, karena alam dan budaya yang ditawarkannya sangat indah serta menarik. Terletak di timur Pulau Jawa, pulau ini masih menyimpan begitu banyak tempat-tampat wisata yang dapat dikunjungi. Salah satunya adalah Tanah Lot yaitu ke indahan Pura yang terletak di atas batu besar, banyak para parawisatawan lokal maupun Internasional yang mengunjungi Pura tersebut.

Tanah Lot Bali
Tanah Lot Bali

Yogyakarta

Destinasi ini memiliki instana keraton hingga kuil Buddha terbesar di dunia, dari membatik hingga kuliner khas angkringannya. Yogyakarta merupakan tempat favorit banyak orang untuk berlibur, karena suasana kota dan orangnya yang ramah membuat banyak orang ingin kembali dan tinggal di sana.

Candi Prambanan Jogjakarta
Candi Prambanan Jogjakarta

Gunung Bromo

Gunung yang terletak dengan Malang ini juga memiliki beragam banyak destinasi wisata yang dapat dikunjungi. Mulai dari pasir berbisik, gunung teletubies dan banyak lagi. Hal favorit saat mengunjungi Gunung Bromo adalah sunset dan sunrise yang indah jika melihatnya dari gunung ini.

Gunung Bromo
Gunung Bromo

Bandung

Memiliki wisata kuliner dengan banyak pilihan, unik dan menggoda lidah membuat banyak orang ingin kembali lagi dan lagi ke kota ini di samping alamnya yang indah serta factory outlet di mana-mana. Wisata alam yang saat ini sedang digemari adalah Stone Garden, Tebing Keraton, Kawah Putih Ciwidey, Boscha dan masih banyak lagi.

Objek wisata kawah putih Bandung
Objek wisata kawah putih Bandung

Lombok & Gili

Hampir sama dengan Bali, tapi memiliki perbedaannya adalah jarangnya kumpulan turis asing yang berkeliling. Menawarkan alam bawah laut yang sangat indah membuat banyak penyelam datang ke sini untuk menyelami keindahan alam Lombok dan Gili.

Objek wisata Lombok
Objek wisata Lombok

Pulau Komodo

Tempat di mana jenis kadal terbesar hidup, komodo, menjadikan Pulau Komodo favorit untuk para petualang atau traveler. Pulau Komodo memiliki akses menuju kota kecil Labuan Bajo, menjadikan Pulau Komodo, Labuan Bajo dan pulau-pulau lain satu paket perjalanan.

Pulau Lombok
Pulau Lombok

Danau Toba

Menempuh perjalanan darat selama empat jam dari Medan tidak akan sia-sia, karena danau dengan kawah yang sudah tidak aktif ini adalah danau terbesar dan tercantik di dunia. Selain pesona Toba yang memesona, Anda dapat menikmati budaya dari tradisi masyarakat Batak dengan kain ulos dan boneka si gale-gale yang menunjukkan keberagaman kekayaan Indonesia.

Danau Toba
Danau Toba

Tana Toraja

Tongkonan, rumah adat dari Suku Toraja, merupakan salah satu destinasi wisata yang dapat Anda kunjungi selain menyaksikan upacara penguburan khas dari Suku Toraja dan melihat langsung kuburan di dalam gua tempat di mana mereka mengawetkan para leluhur secara alami.

Tana Toraja
Tana Toraja

Manado

Jika Anda mencari destinasi wisata dengan kuliner unik, nyentrik dan aneh, Manado adalah tepat yang pas untuk Anda. Terdapat macam-macam kuliner yang tidak biasa di sini seperti olahan dari anjing hingga kelelawar. Selain kulinernya yang menggoda, alam bawah lautnya juga menyimpan begitu banyak keindahan dan terkenal di seluruh dunia. Bunaken menjadi salah satu alasan mengapa banyak orang kembali ke Manado.

Bunaken
Bunaken

Raja Ampat, Papua

Untuk mencapai tempat ini memerlukan banyak perpindahan transportasi. Dari udara, darat hingga laut. Biaya yang diperlukan cukup mahal, karena akomodasi yang digunakan untuk tiba cukup banyak. Namun, setibanya Anda di tempat ini, segala keindahan alamnya akan membuat Anda takjub.

Raja Ampat Papua
Raja Ampat Papua

Menarik bukan? Segera rencanakan perjalanan wisata Anda sendiri atau bersama teman-teman sekarang. Anda bisa menggunakan jalan darat, laut dan udara. Jika Anda ingin membeli tiket pesawat untuk liburan dan belum mempunyai cukup uang, Anda dapat mengkredit tiket pesawat atau kredit tiket apapun menggunakan Shoot Your Dream. Semoga liburan Anda menyenangkan!

Author : Gibran Monster Laut

Jumat, 01 Mei 2015

Lawang Sewu yang berhantu

Apakah ANDA pernah jalan-jalan ke kota Semarang. Pernah kah ANDA mendengar tentang Lawang Sewu. Lawang Sewu bahasa Jawa yang menurut bahasa Indonesia artinya seribu pintu. Lawang Sewu adalah gedung bersejarah di Indonesia yang berlokasi di Kota Semarang, Jawa Tengah Indonesia. Gedung ini, dahulu yang merupakan kantor dari Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS. Dibangun pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907. Terletak di bundaran Tugu Muda yang dahulu disebut Wilhelminaplein. (wikipedia).

Masyarakat kota Semarang menyebutnya Lawang Sewu karena bangunan tersebut memiliki pintu yang sangat banyak, meskipun kenyataannya, jumlah pintunya tidak mencapai seribu. Bangunan ini memiliki banyak jendela yang tinggi dan lebar, sehingga masyarakat sering menganggapnya sebagai pintu (lawang).

Bangunan kuno dan megah berlantai dua ini setelah kemerdekaan dipakai sebagai kantor Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI) atau sekarang PT Kereta Api Indonesia. Selain itu pernah dipakai sebagai Kantor Badan Prasarana Komando Daerah Militer (Kodam IV/Diponegoro) dan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Perhubungan Jawa Tengah. Pada masa perjuangan gedung ini memiliki catatan sejarah tersendiri yaitu ketika berlangsung peristiwa Pertempuran lima hari di Semarang (14 Oktober - 19 Oktober 1945). 

Gedung tua ini menjadi lokasi pertempuran yang hebat antara pemuda AMKA atau Angkatan Muda Kereta Api melawan Kempetai dan Kidobutai, Jepang. Maka dari itu Pemerintah Kota Semarang dengan Surat Keputusan Wali Kota Nomor. 650/50/1992, memasukan Lawang Sewu sebagai salah satu dari 102 bangunan kuno atau bersejarah di Kota Semarang yang patut dilindungi.

Saat ini bangunan tua tersebut telah mengalami tahap konservasi dan revitalisasi yang dilakukan oleh Unit Pelestarian benda dan bangunan bersejarah PT Kereta Api Persero. Bangunan Lawang Sewu dibangun pada 27 Februari 1904 dengan nama lain Het hoofdkantor van de Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (Kantor Pusat NIS). 

Awalnya kegiatan administrasi perkantoran dilakukan di Stasiun Semarang Gudang (Samarang NIS), namun dengan berkembangnya jalur jaringan kereta yang sangat pesat, mengakibatkan bertambahnya personil teknis dan tenaga administrasi yang tidak sedikit seiring berkembangnya administrasi perkantoran.

Pada akibatnya kantor NIS di stasiun Samarang NIS tidak lagi memadai. Berbagai solusi dilakukan NIS antara lain menyewa beberapa bangunan milik perseorangan sebagai solusi sementara yang justru menambah tidak efisien. Apalagi letak stasiun Samarang NIS berada di dekat rawa sehingga urusan sanitasi dan kesehatan pun menjadi pertimbangan penting. 

Maka, diusulkanlah alternatif lain: membangun kantor administrasi di lokasi baru. Pilihan jatuh ke lahan yang pada masa itu berada di pinggir kota berdekatan dengan kediaman Residen. Letaknya di ujung Bodjongweg Semarang (sekarang Jalan Pemuda), di sudut pertemuan Bodjongweg dan Samarang naar Kendalweg (jalan raya menuju Kendal).

NIS mempercayakan rancangan gedung kantor pusat NIS di Semarang kepada Prof. Jacob F. Klinkhamer (TH Delft) dan B.J. Quendag, arsitek yang berdomisili di Amsterdam. Seluruh proses perancangan dilakukan di Belanda, baru kemudian gambar-gambar dibawa ke Kota Semarang.

Melihat dari cetak biru Lawang Sewu tertulis bahwa site plan dan denah bangunan ini telah digambar di Amsterdam pada tahun 1903. Begitu pula kelengkapan gambar kerjanya dibuat dan ditandatangani di Amsterdam tahun 1903.

Sudah lebih dari satu abad bangunan Lawang sewu tersebut berdiri dan tentunya menjadi saksi sejarah akan kisah-kisah masa lalu. Lawang sewu telah menjadi saksi bisu perjuangan para pahlawan dan kejamnnya penjajahan Belanda. Walaupun negara kita sudah merdeka dan berhasil mengusir penjajah, namun di Lawang sewu kita masih bisa merasakan jaman dimana negara kita masih dijajah.

Lawang sewu yang saat ini menjadi salah satu tempat tujuan para wisata ternyata juga banyak menyimpan cerita mistis. Banyak warga semarang yang melihat berbagai penampakan tentara Belanda atau suara penyiksaan seperti halnya saat penjajahan dulu. Karena itu maka Lawang sewu merupakan tempat terangker ke 2 di Asia. Berikut fakta jika lawang sewu adalah tempat terangker no 2 di Asia.

Lawang Sewu yang berhantu
Lawang Sewu yang berhantu

Misteri teriakan dari sumur

Jika kamu berkunjung ke Lawang sewu, maka kamu akan menemukan sumur tua di halaman gedung Lawang sewu tersebut. Sumur tua tersebut setiap hari di kunci dan tidak pernah di buka. Sumur tua yang berbentuk tembok tinggi dengan atap genting berwarna merah. Konon kerap terdengar suara teriakan, kesakitan, ketakutan dari tentara Belanda. Menurut sejarah, tempat tersebut digunakan tentara Jepang untuk membunuh tentara Belanda dengan cara menyembelihnya.

Bau darah di penjara berdiri

Di lawang sewu terdapat ruangan bawah tanah yang dulu di jadikan sebagai tempat penjara berdiri. Ditempat tersebut ada sekitar 5-6 orang di jejalkan dalam kotak kecil dengan ukuran 60 cm kali 1 meter. Para tahanan berdiri berdesakan kemudian di tutup pintu besi hingga semuanya mati. Jika masih ada yang hidup, kepala mereka akan di penggal dan jasatnya di buang di sungai kecil dekat Lawang sewu. Hingga sampai saat ini masih kerap tercium bau anyir darah dari tempat tersebut.

Penampakan di ruang tengah

Jika kamu masuk ke banguan Lawang sewu. Kamu pasti akan melewati pintu gerbang besar sebelum menuju keruangan utama. Banyak sekali orang yang  melihat penampakan di ruangan tersebut. Ada yang mengaku pernah melihat tangan hitam besar, ada pula yang melihat pocong dengan wajah yang rusak. Ada pula yang melihat bayangan putih yang bisa menembus tembok. Jika kamu tidak percaya kamu bisa datang ke tempat tersebut pada malam hari.

Penampakan serdadu belanda penjaga pintu

Diantara penampakan lainnya, penampakan serdadu penjaga pintu ini merupakan penampakan yang paling sering terjadi. Penampakan serdadu lengkap dengan senjata laras panjangnya ini kerap muncul di pintu paling barat atau paling timur. Konon jika seseorang menyadari keberadaan hantu tersebut dia akan merasakan hembusan angin agak kencang, bau wangi seperti kemeyan dan bau busuk seperti darah.

Noni Belanda korban pemerkosaan

Dulu ketika Jepang datang ke Indonesia, Jepang langsung melakukan penyerbuan terhadap Belanda, tak terkecuali di Lawang sewu ini. Di Lawang sewu ini terjadi pemerkosaan sekitar puluhan noni Belanda oleh tentara Jepang. Setelah di perkosa noni-noni tersebut langsung di penggal kepalanya. Hingga saat ini sering kali noni-noni tersebut sering menampakan diri, noni-noni tersebut tidak menganggu, mereka hanya mondar-mandir dengan wajah cantik dan pucat yang bersimpah darah.

Lorong hantu

Di bawah tanah juga terdapat penjara serta bunker yang memiliki lorong yang disebut dengan lorong hantu. Dipercaya jika orang diam dan jongkok disana akan melihat bayangan berbentuk manusia dengan mata berwarna hijau menyala. Bayangan tersebut merangkak di atas dan berusaha mendekati siapa saja yang melihatnya. Masihkah kamu berani berkunjung ke lawang sewu pada malam hari. Silahkan uji nyali ANDA disana. Selamat berwisata.

Lawang Sewu yang berhantu
Lawang Sewu yang berhantu

Lawang Sewu yang berhantu
Lawang Sewu yang berhantu

Lawang Sewu yang berhantu
Lawang Sewu yang berhantu